MASYARAKAT "SOCIATY"
(Yesaya Budi Handoyo, Fak Ilmu Hukum, Univ Mpu Tantular)
Difinsi
Masyarakat atau Society berasal dari bahasa latin "Socius", yang berarti kawan. Sedangkan bahasa Indonesia Society menjadi "Masyarakat" diserap dari bahasa Arab, yaitu "Syaraka", yang artinya ikut serta atau berpatisipasi.
Kehidupan Berkelompok
Kehidupan berkelompok terjadi pada banyak komunitas, tidak hanya pada manusia, tetapi juga pada kelompok mahkluk hidup lainnya, mulai dari jenis sel Hydractinia (yang temasuk dalam keluarga Protozoa) sampai dengan mahkluk binatang laut seperti ikan Paus, bahkan segala binatang di darat.
Didalam kelompok tersebut, setiap anggotanya memiliki pembagian kerja yang nyata antara sub kelompok, ada yang bertugas mencari makan bagi kelompoknya, ada yang bertugas reproduksi, ada yng bertugas keadaan lingkungan, dll.
Bentuk kerjasama didalam kelompok ini disebut Interaktip, dan contoh yang muda kita lihat adalah binatang semut yang berkelompok dalam membangun sarang, bahkan mencari makanan.
Dari penjelasan diatas, maka kehidupan berkelompok mempunyai ciri sebagai berikut:
- Adanya pembagian kerja yang tetap diantara sub kesatuan atau golongan individu didalam kelompok untuk melaksanakan berbagai macam fungsi hidup.
- ketergantungan individu kepada individu lainnya didalam kelompok sebagai akibat pembagian kerja tadi.
- kerja sama antar individu karena sifat ketergangungan tadi
- diskriminasi yang diadakan antara individu warga kelompok dan individu dari luarnya.
Bentuk kerjasama didalam kelompok ini, dilandasi oleh sifat untuk yang dominan, yang harus timbul karena keadaan (alam) yang menuntut demikian, sehingga sebuah kelompok dapat saja dominan pada satu sifat atau merata pada setiap sifat.
Sifat tersebut adalah
- Sikap Egois yang menghasilkan "the survival of the firness (H.Spencer, Filsafat).
- Sikap Altruisme yang menjadikan kelompok kuat karena "berbakti kepada yang lain".
Kehidupan Berkelompok Manusia
Kehidupan berkelompok pada manusia, mempunyai ciri yang berbeda dengan mahkluk lainnya, pada binatang mereka berkelompok berdasarkan naluri, tetapi manusia berkelompok bukan berdasarkan naluri tetapi berdasarkan akal.
Contoh nyata dari hal ini adalah, jika kita melihat cara kerjasama kelompok pada semut, mekanisme kerja kelompok semut itu tidak berubah disepanjang sejarah, tetapi manusia tidak demikian, puluhan tahun lalu orang2 Eskimo (di Alaska dan Kanda) tinggal didalam rumah igloo (yang terbuat dari salju) dengan pekerjaan adalah berburu, tetapi kini keturunan mereka sudah bekerja pada pabrik2 dan tinggal di apartemen dengan pengatur temperatur.
lalu orang jawa, biasa tinggal bersama dalam keluarga besar dengan pekerjaan petani, tetapi generasi keturunan mereka sekarang bekerja di kota dan tinggal di perkotaan.
Pergeseran kehidupan berkelompok manusia ini menjelaskan bahwa landasan mereka bekerjasama didalam kelompok adalah "akal" dan bukan "naluri.
Unsur-Unsur Masyarakat
Terbagi atas tiga hal. yaitu :
1. Masyarakat,
Adalah istilah untuk menyatakan adanya sebuah komunitas, yang juga disertai adanya fasilitas sarana dan prasarana bagi masyarakat ini berinteraksi.
2. Kategori Sosial,
Adalah "pengikat" didalam masyarakat, yang tercipta karena sebuah ciri atau kekhususan. ciri
inilah yang membuat sebuah kelompok manusia berkumpul.
3. Golongan Sosial,
Adalah juga salah satu ciri yang menjadi pengikat didalam sebuah kelompok, misalnya menentukan perbedaan usia, menentukan pekerjaan, dll.
4. Kelompok dan Perkumpulan
Adalah sekumpulan masyarakat yang berinteraksi berdasarkan kriteria atau syarat-syarat tertentu yang ditentukan oleh kelompok tersebut sendiri.
5. Beragam Kelompok dan Perkumpulan
Adalah penjelasan tentang banyaknya kelompok-kelompok komunitas didalam sebuah masyarakat.
6. Ikhtisar Mengenai Beragam Wujud Kesatuan Manusia
Adalah cara menjelaskan bahwa didalam masyarakat terdapat dua (2) jenis golongan, yaitu:
a. Komunitas. (yang menekankan pada wilayah dan lokasi berkumpulnya).
b. Kelompok (yang menekankan pada aspek organisasi dan kepimpinan.
7. Interaksi Antar Individu dalam Masyarakat
Adalah bagaimana antar individu didalam masyarakat mereka saling berinteraksi (bergaul), dengan media "kontak" dan "bahasa".
Pranata Sosial
Pranata adalah Norma (kaidah) yaitu sebuah sistem (khusus) yang menata rangkaian berpola guna memenuhi dan mengatur keperluan manusia didalam masyarakat.
Pranata ini didalam masyarakat diwujudkan dalam bentuk institution "lembaga", agar bentuk dan nilai norma yang didalam masyarakat dapat dipatuhi oleh masyarakat itu sendiri.
Contoh Pranata yang diwujudkan dalam lembaga
Lembaga (Institution) Pranata
1. Intitut Teknologi Bandung Pendidikan teknologi
2. Departeman Hamkam Keamanan negara
3 PSSI Olah Raga Sepak Bola
Integrasi Sosial
Terbagi pada dua hal, yaitu :
1. Struktur Sosial, yaitu kehidupan bermasyarakat yang tercermin pada unsur-unsur , meliputi :
- Unsur Pranata (Norma)
- Unsur kedudukan sosial
- Unsur Peranan Sosial
2. Analisa Struktur Sosial adalah cara dan metode yang digunakan untuk menganalisa sebuah struktur sosia didalam masyarakat.
Demikian catatan kecil kelas Antropologi saat ini, terima kasih.
Comments
Post a Comment